Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
(Direct & Indirect speech/ reported speech)

Dalam suatu percakapan, kita sering mengulang bahasa yang digunakan oleh orang lain apakah bahasa itu berupa pernyataan yang berisi kalimat tunggal atau kompleks, isi percakapan, isi surat, instruksi, dan seterusnya. Setelah mempelajari bentuk ini, maka dinyatakan bahwa ada 3 bentuk laporan yakni peryataan (statement), pertanyaan (question), dan imperative (imperative).

Penjelasannya adalah sebagai berikut.
A.Pernyataan (statement)
Pernyataan kalimat langsung (direct speech) adalah pernyataan yang diawali dengan ungkapan seperti he explained, he said (to me), Anna/my friend said (to me), Mr. Jono added, my friend told me, dan sebagainya. Sedangkan kalimat langsungnya diapit oleh tanda petik (‘).
Contoh: ‘I never eat meat,’’ he explained

Kalimat tidak langsung (indirect speech) hampir sama diawali dengan ungkapan di atas namun bisa ditambahkan dengan kata ‘that’. Kata that ini sifatnya opsional (bisa dipakai dan juga bisa tidak dipakai). Perbedaan yang mencolok adalah tanpa adanya tanda petik yang mengapit kalimat tidak langsung tersebut, subjek kalimat langsung berubah sesuai dengan subjek dalam ungkapan awal, dan bentuk tensenya berubah. Dengan kata lain ungkapan awal bentuk past tense dan isi kalimat langsungnya present (kata kerja be, kata kerja utama, future), maka dalam kalimat tidak langsung tensenya berubah menjadi past.

Direct speech Indirect speech
Present tense —– past tense
Present continuous —– past continuous
Present perfect —– past perfect
Present perfect continuous —— past perfect continuous
Contoh: he explained (that) he never ate meat

Begitu pula, jika kata kerja yang mengawalinya past tense dan kalimat langsungnya past tense (kata kerja be, kata kerja utama), maka dalam kalimat tidak langsung tense dalam kalimat langsung berubah menjadi past perfect. Kecuali kalau kalimat langsungnya past perfect maka dalam kalimat tidak langsung tensenya tetap past perfect.

Direct speech Indirect speech
past tense —– past perfect
past perfect —- past perfect

contoh: I never ate meat,’’ he said
He said that he had never eaten meat

2. Pertanyaan (Questions)

Bentuk pertanyaan dalam kalimat langsung diapit oleh tanda petik (‘’) namun sebelum tanda petik dua ada bentuk Tanya (?) dan diawali oleh ungkapan baik terletak di awal atau akhir dari kalimat langsung tersebut. Awalan ungkapan tersebut berisi kata kerja asked (menanyakan), he asked jon, jack asked mick, I asked him, dan seterusnya. Sedangkan dalam kalimat tidak langsung, questionnya berubah menjadi if (apakah) dan tensenya berubah menjadi past. Dan subjek serta kata ganti orang juga ikut berubah tergantung dari yang ditanya tersebut.
Contoh: John asked Jane,’’ do you invite me?”
John asked Jane if she invited him

3. Imperative (commands and requests)
Bentuk imperative dalam kalimat langsung juga diapit oleh tanda petik dua (‘’) dan koma karena ada jeda tuturan seperti setelah awalan ungkapan sebelum imperatif langsung (direct imperative) tersebut. Sebagaimana kita tahu bahwa ciri bentuk imperative adalah kata kerja bentuk pertama (Verb one/present). Jadi dalam kalimat tidak langsung imperative tersebut didahului oleh to yang merupakan pasangan bagi kata kerja bentuk pertama yang berarti ‘untuk’ dalam bahasa Indonesia.
Contoh: He said,”don’t swim out too far, John.
He told John not to swim out too far

Saturday, 19th March 2011