TINGKAT PERBANDINGAN
(COMPARISON DEGREE)

Dalam kehidupan sehari-hari, bahasa sering digunakan untuk memperbandingkan apakah itu memperbandingkan manusia maupun benda seperti komputer. Jika memperbandingkan manusia sering digunakan adalah perbandingan positif dan superlatif dan jika memperbandingkan jenis-jenis komputer perbandingan yang sering digunakan adalah komparatif dan superlatif. Saya kira anda semua tahu kenapa tipe perbandingan itu yang sering digunakan.

Baiklah kita membahas tipe-tipe perbandingan yang telah disebut di atas. Yang pertama adalah perbandingan positif (positive degree), lalu perbandingan komparatif (comparative degree), dan perbandingan superlatif (superlative degree). Yang pertama dalam bahasa Indonesia disebut perbandingan yang sama atau tidak sama (negatif), yang kedua perbandingan yang lebih atau kurang, dan yang ketiga perbandingan yang paling dari semua benda yang disebutkan.

Berikut ini adalah rumus untuk tiga tipe perbandingan agar mudah untuk dipahami dan diterapkan dalam suatu kalimat perbandingan.

1. S + Be (is, are, am) + as adjective as (se……./ sama….dengan)
S + Verb + as adverb as (se……)
2. S + Be + -er/ more- than
3. S + Be + the -est/ the most…..

Bertalian dengan formula di atas, perlu ditekankan bahwa satuan-satuan yang ada didalamnya harus dipahami agar kita semua bisa mengungkapkan kalimat perbandingan secara baik dan benar baik secara lisan maupun tulisan. Maka dari itu, kita harus paham betul apa kata kerja be, kata kerja transitif dan intransitif, apa kata sifat, dan apa kata keterangan. Dan kata sifat serta kata keterangan itu diapit oleh as itu muncul setelah kata kerja be dan kata kerja utama baik transitif maupun intransitif.

Kata kerja be dalam bahasa Indonesia sering tidak diterjemahkan dengan kata ‘adalah’ dan kata sifat adalah yang menyatakan sifat baik orang dan benda seperti cantik, ganteng, baik, rumit, dan sebagainya.

Sedangkan kata keterangan yang muncul setelah kata kerja berupa kata seperti dengan kerasnya, dengan cepatnya, dan sebagainya.
Dalam bahasa Inggris ada dua bentuk untuk menyatakan makna lebih dari yang lain, yakni –er dan more-. Perbedaan adalah pada bentuk kata sifat dan keterangan yang mengikutinya apakah bentuknya pendek atau panjang. Jika pendek terdiri dari satu suku kata misalnya maka –er yang digunakan seperti pada kata fast, big, small dan lebih dari satu suku kata misalnya powerful, expensive. Begitu pula untuk menyatakan makna paling juga ada dua bentuk yakni the –est / the most- yang aturannya sama dengan bentuk yang diartikan dengan lebih dalam bahasa Indonesia.

Selain itu, ada hal lain yang disebut dengan pengecualian karena memiliki perubahan bentuk yang tidak teratur seperti kata good-better-the best, bad-worse-the worst, dan sebagainya. Namun demikian hal yang tidak teratur ini jumlahnya sedikit dibandingkan dengan bentuk yang teratur sebagaimana yang telah dinyatakan di atas.

Jakarta, April 19, 2011